International Istanbul Biennial
16 September – 30 October 2005

Selama kegiatan tiga minggu di Istanbul Biennale 2005, ruangrupa melakukan riset mengenai local hero yang ada di Istanbul. Proyek ini dimulai ketika ruangrupa sedang melakukan riset kecil tentang t-shirt culture di Jakarta.

Terutama ketika kami menyadari kaos sebagai sebuah medium propaganda, pernyataan-pernyataan yang muncul ikut mencerminkan ideologi dan identitas tertentu di ruang publik dengan konteksnya sendiri dan kemudian ia dihadirkan melalui media populer atau medium lainnya seperti kaos, dan stiker sebagai semacam bentuk penegasan. Di satu sisi kita dapat melihat bagaimana dinamika sebuah kota dengan struktur sosialnya memiliki hubungan dengan pernyataan yang dihadirkan melalui ikon atau local hero.

International Istanbul Biennial
16 September – 30 October 2005

For a three-week project in Istanbul Biennale 2005, ruangrupa conducted a research on Istanbul ‘Local Hero’. This project was started when ruangrupa was also researching on t-shirt culture in Jakarta.

When we found t-shirt could function as a media for propaganda, especially through statements representing a certain ideology or identity in public space with its own social context and bring it to the popular media or other medium such as t-shirts and stickers as a statement. In a way, we could also see how the city with its social structure and the act of preserving the statements are still connected through this icon or local hero.