Menu ini berisi arsip perjalanan ruangrupa selama 20 tahun sejak didirikan pada 2000 yang diklasifikasi berdasarkan tahun, terutama untuk program atau project non-reguler dan bersifat jangka pendek, seperti program residensi, penerbitan beberapa judul buku dan majalah kehidupan pria, partisipasi dalam perhelatan seni yang diorganisir oleh jaringan ruangrupa, baik dalam bentuk keterlibatan sebagai kolektif yang berpameran ataupun sebagai kurator, baik di dalam maupun di luar negeri.
  • Presentasi ruangrupa, “Utrecht Manifest Biennial for Social Design: The Grand Domestic Revolution”, Beyond The DutchCasco, (Utrecht, Belanda).
  • Konferensi, On Globalism, MUseum MOderner Kunst / MUMOK, (Vienna, Austria).
  • Pameran, The Singapore Fiction, OPEN HOUSE – “Singapore Biennale, National Museum of Singapore (Singapura).
  • Pameran, Mini OK Video Festival, LAUNCHING MARKER – “Art Dubai”, (Dubai).
  • Pameran, DYSFASHIONAL, Galeri Nasional Indonesia (Jakarta, Indonesia).
  • Konferensi internasional, AAF  Global Network Project, “Pioneer the Future with the Power of Culture – Spirit of Tohoku, Voices Of Asia”, Asahi Art Festival (Hachinohe – Tokyo, Jepang).
  • Pameran, BEASTLY, Rumah Seni Cemeti, (Yogyakarta, Indonesia).
  • Simposium, Asian Arts Mobility, Asian Arts Space Network Meeting, Kunsthalle (Gwangju, Korea Selatan).
  • Pameran, City Net Asia 2011, Seoul Museum of Art (SeMA), Korea Selatan.
  • Pameran, Institution For The Future, “Asia Triennial Manchester”, Chinese Arts Centre (Manchester, Inggris).
  • Pameran, BEASTLY, Galeri Salihara (Jakarta, Indonesia)
  • Pameran, RURU ZIP: Quote Edition, Reclaim.doc, Galeri Nasional Indonesia (Jakarta, Indonesia)
  • Pameran komisi, THE KUDA: The Untold Story of Indonesian Underground Music in the 70s, “The 7th Asia Pacific Triennial of Contemporary Art”, Queensland Art Gallery | Gallery of Modern Art (Brisbane, Australia).
  • Pameran, ruangrupa Small Archive, URBAN GALLERY, “Busan Biennale” (Seoul, Korea Selatan).
  • Pameran dan proyek kolaborasi dengan Noorderlicht (Belanda), The Sweet and Sour Story of Sugar, Galeri Kuntskring (Jakarta, Indonesia).
  • Pameran dan proyek seni, ruru, “The 31st Bienal de Sao Paulo, Fundacao Bienal de Sao Paulo”, Brazil.
  • Presentasi, Sarjana Muda
  • Pameran dan proyek seni, Ruru Gakko, “AICHI Triennale 2016 Homo Faber: A Rainbow Caravan”, (Prefektur Aichi, Jepang).
  • Kurator, “SONSBEEK ’16: transACTION”,  Park Sonsbeek dan Museum Arnhem (Arnhem, Belanda).

  • Pameran, ruru.zip: New Edition, “Sunshower”, Mori Art Museum (Tokyo, Jepang).
  • Pameran, ruangruparasite, “Cosmopolis #1: Collective Intelligence”, Centre Pompidou (Paris, Prancis).
  • Pameran, The Kuda: The Untold Story of Indonesian Underground Music in the 70s ( (pameran komisi untuk The 7th Asia Pacific Triennial of Contemporary Art” di Queensland Art Gallery | Gallery of Modern Art, Brisbane, Australia), “Songs for the People: Music and Politics in Indonesia”, Art Sonje Center (Seoul, Korea Selatan).
  • Pameran, Hanya Memberi Tak Harap Kembali & Pasar Ilmu, “How Little You Know About Me”, National Museum of Modern and Contemporary Art (Seoul, Korea Selatan) – dengan Serrum and Grafis Huru Hara.
  • Pameran, GUDSKUL Gwangju Edition, “The 12th Gwangju Biennale Exhibition: Imagined Borders”, Gwangju, South Korea – sebagai Gudskul.
  • Pameran, Pesantren Kilat, “JAVA Art Energy”, Institut des Cultures d’Islam (Paris, Prancis) – sebagai Gudskul.
  • Pameran, Collecting Memories: The Village of Paper-Making for Thousands of Years, “Cosmopolis #1.5: Enlarged Intelligence”, (Chengdu, China) – sebagai Gudskul.
  • Pameran arsip, OK: Food, OK. Video 2017, “Food Today: Indonesian Food, Society and Media Art”, Asia Culture Center (Gwangju, Korea Selatan).